batampos.co.id – Peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal menjadi juara Indonesia Open 2021. Pada pertandingan final di Bali International Convention Center, Nusa Dua, hari ini (28/11), Greysia/Apriyani dikalahkan pasangan Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida.
Bertarung dalam intensitas yang sangat tinggi, Greysia/Apriyani kalah dalam straight game dengan skor identik, 19-21 dan 19-21.
Di game pertama, terjadi saling susul angka. Matsuyama/Shida awalnya memimpin 10-6. Namun, Greysia/Apriyani mampu bangkit dan mencetak enam angka beruntun untuk berbalik unggul dengan skor 12-10.
Dalam situasi tertinggal, Matsuyama/Shida cepat memegang kendali permainan dan kembali leading 16-11. Jelang akhir game pertama, pertandingan menjadi sangat menegangkan. Reli-reli panjang terjadi. Bahkan, sempat mencapai 192 pukulan.
Greysia/Apriyani kemudian menyusul dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Sayang, dalam situasi yang kritis, Matsuyama/Shida berhasil mencetak dua angka beruntun untuk mengunci game pertama dengan kedudukan 21-19.
Pada game kedua, Greysia/Apriyani bermain sangat baik. Mereka memimpin jauh sampai 15-9. Namun, kejadian luar biasa terjadi saat kedudukan 17-13 untuk Greysia/Apriyani.
Matsuyama/Shida mampu membukukan tujuh angka beruntun untuk langsung mencapai match point dalam kondisi 20-17. Berhasil mendapatkan momentum bagus, Matsuyama/Shida mengunci game kedua dengan kemenangan 21-19.
Ini adalah gelar kedua Matsuyama/Shida di Bali. Pekan lalu, mereka sukses menjadi juara Indonesia Masters 2021.
Sedangkan di sisi lain, kekalahan Greysia/Apriyani semakin memperpanjang paceklik gelar ganda putri di Indonesia Open. Kali terakhir ganda putri nasional menjadi juara terjadi pada 2008, yakni saat Vita Marissa/Liliyana Natsir berdiri di podium tertinggi dengan mengalahkan ganda Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna. (*)
Reporter: JPGroup